Ras anjing dapat dikelompokkan berdasarkan sejarah, fungsi kerja, bentuk tubuh, dan karakteristik yang diwariskan. Dua sistem yang paling sering dijadikan rujukan adalah Fédération Cynologique Internationale atau FCI dan American Kennel Club atau AKC. Keduanya sama-sama membantu mengatur serta menjelaskan ras anjing, tetapi menggunakan struktur kelompok yang berbeda.
FCI membagi ras yang diakuinya ke dalam 10 grup utama dan masih memecah sebagian grup menjadi beberapa section. AKC mengorganisasi ras yang telah diakuinya ke dalam tujuh breed groups utama: Sporting, Hound, Working, Terrier, Toy, Non-Sporting, dan Herding. Perbedaan sistem ini membuat satu ras dapat berada dalam kelompok yang namanya berbeda ketika dilihat melalui FCI dan AKC.
Mengapa Ras Anjing Dikelompokkan?
Pengelompokan membantu menjelaskan tujuan awal pembiakan dan ciri yang relatif umum dalam suatu kumpulan ras. Contohnya, anjing gembala dikembangkan untuk mengendalikan ternak, retriever untuk mengambil buruan, dan terrier untuk menghadapi hewan kecil.
Kelompok ras dapat membantu pembaca memahami:
- sejarah dan fungsi awal suatu ras;
- kecenderungan aktivitas;
- naluri kerja;
- bentuk dan jenis tubuh;
- kebutuhan stimulasi;
- konteks penilaian dalam pertunjukan anjing.
Meskipun demikian, kelompok bukan jaminan sifat setiap individu. Kesehatan, garis keturunan, pengalaman, sosialisasi, usia, dan pelatihan tetap memengaruhi perilaku anjing.
Untuk memahami klasifikasi jenis anjing secara lebih luas berdasarkan ukuran, fungsi, dan karakter, pembaca dapat membuka artikel pilar AnjingK9.
Apa Itu FCI?
Fédération Cynologique Internationale merupakan organisasi anjing internasional yang berkedudukan di Belgia. FCI bekerja melalui organisasi anggota dan mitra di berbagai negara serta menerbitkan nomenklatur dan standar ras.
Dalam nomenklatur FCI, ras dikelompokkan ke dalam 10 grup berdasarkan fungsi historis, tipe tubuh, atau hubungan antarjenis. Sebagian grup kemudian dibagi lagi menjadi section yang lebih rinci.
FCI tidak sama dengan kennel club nasional. Pendaftaran anjing dan kegiatan di suatu negara umumnya ditangani oleh organisasi nasional yang menjadi anggota atau mitra FCI.
Sepuluh Kelompok Ras Menurut FCI
Grup 1: Sheepdogs and Cattledogs
Kelompok ini mencakup anjing gembala dan penggiring ternak, kecuali Swiss Cattledogs. Ras di dalamnya dikembangkan untuk mengumpulkan, mengarahkan, atau mengendalikan ternak.
Contoh:
- Border Collie;
- Australian Shepherd;
- German Shepherd Dog;
- Belgian Shepherd Dog;
- Pembroke Welsh Corgi.
Dalam sistem FCI, Belgian Malinois diperlakukan sebagai salah satu varietas Belgian Shepherd Dog, bukan sebagai ras terpisah seperti dalam sistem AKC.
Grup 2: Pinscher, Schnauzer, Molossoid, serta Swiss Mountain and Cattledogs
Grup ini sangat beragam dan mencakup pinscher, schnauzer, ras bertipe molossoid, serta anjing gunung dan ternak Swiss.
Contoh:
- Dobermann;
- Rottweiler;
- Miniature Schnauzer;
- Great Dane;
- Cane Corso;
- Bernese Mountain Dog.
Kesamaan semua ras dalam kelompok ini tidak selalu berupa ukuran atau temperamen. Pengelompokan berkaitan dengan tipe dan sejarah perkembangan masing-masing section.
Grup 3: Terriers
Terrier dikembangkan untuk menghadapi hewan kecil, mengendalikan hama, atau bekerja di sekitar tanah dan liang. Banyak terrier dikenal berani, gigih, aktif, dan cepat bereaksi terhadap gerakan.
Contoh:
- Jack Russell Terrier;
- Bull Terrier;
- Scottish Terrier;
- West Highland White Terrier;
- Airedale Terrier.
Grup 4: Dachshunds
FCI menempatkan Dachshund dalam satu grup tersendiri. Ras ini memiliki variasi ukuran dan jenis bulu, tetapi tetap termasuk satu kelompok khusus karena bentuk dan fungsi historisnya yang khas.
Dachshund dikembangkan untuk bekerja dekat tanah dan memasuki liang. Tubuh panjang dan kaki pendek merupakan bagian penting dari identitas ras tersebut.
Grup 5: Spitz and Primitive Types
Kelompok ini mencakup ras tipe spitz dan tipe primitif. Banyak ras spitz memiliki telinga tegak, bulu ganda, dan ekor yang dibawa melengkung, tetapi ukuran serta fungsi mereka sangat bervariasi.
Contoh:
- Siberian Husky;
- Alaskan Malamute;
- Samoyed;
- Pomeranian;
- Chow Chow;
- Basenji.
Beberapa digunakan untuk menarik kereta, berburu, menjaga, atau menjadi pendamping.
Grup 6: Scent Hounds and Related Breeds
Kelompok ini berisi anjing yang terutama dikembangkan untuk mengikuti jejak aroma serta ras yang berhubungan dengan fungsi tersebut.
Contoh:
- Beagle;
- Basset Hound;
- Bloodhound;
- Rhodesian Ridgeback;
- Dalmatian.
Rhodesian Ridgeback dan Dalmatian ditempatkan dalam bagian related breeds, sehingga tidak tepat menyebut semua anggota Grup 6 sebagai scent hound murni.
Grup 7: Pointing Dogs
Pointing dogs dikembangkan untuk mencari buruan, terutama burung, lalu menunjukkan lokasinya melalui posisi tubuh tertentu.
Contoh:
- German Shorthaired Pointer;
- English Pointer;
- Weimaraner;
- Irish Setter;
- English Setter.
FCI membagi kelompok ini menjadi pointing dogs kontinental dan pointing dogs Inggris serta Irlandia.
Grup 8: Retrievers, Flushing Dogs, and Water Dogs
Kelompok ini mencakup tiga fungsi yang berhubungan dengan perburuan: mengambil buruan, mengusir burung dari persembunyian, dan bekerja di air.
Contoh:
- Labrador Retriever;
- Golden Retriever;
- Cocker Spaniel;
- English Springer Spaniel;
- Portuguese Water Dog.
Meski berada dalam satu grup, retriever, spaniel, dan water dog mempunyai gaya kerja serta kebutuhan yang berbeda.
Grup 9: Companion and Toy Dogs
Kelompok ini mencakup ras yang terutama dikembangkan sebagai pendamping. Ukurannya sering kecil, tetapi tidak seluruh anggotanya identik dalam energi atau kebutuhan perawatan.
Contoh:
- Chihuahua;
- Maltese;
- Shih Tzu;
- Poodle;
- Pug;
- French Bulldog;
- Cavalier King Charles Spaniel.
Poodle berada dalam Grup 9 FCI, sedangkan AKC menempatkan varietas Standard dan Miniature dalam Non-Sporting Group serta Toy Poodle dalam Toy Group.
Grup 10: Sighthounds
Sighthound dikembangkan untuk mendeteksi dan mengejar buruan dengan mengandalkan penglihatan serta kecepatan.
Contoh:
- Greyhound;
- Whippet;
- Saluki;
- Borzoi;
- Afghan Hound;
- Irish Wolfhound.
Banyak sighthound bertubuh ramping dan berdada dalam, tetapi ukuran serta karakter mereka tetap beragam.
Cara FCI Mengelompokkan Ras
FCI menggunakan pendekatan hierarkis:
- ras ditempatkan dalam salah satu dari 10 grup;
- sebagian grup dibagi menjadi section;
- ras dapat memiliki varietas ukuran, warna, atau bulu;
- standar ras diterbitkan dengan negara asal atau negara patronase;
- status pengakuan dapat bersifat definitive atau provisional.
Sebagai contoh, Grup 9 dibagi menjadi section seperti Bichons, Poodle, Small Belgian Dogs, Hairless Dogs, Tibetan Breeds, dan beberapa bagian lain. Struktur section membantu membedakan ras yang berada dalam kelompok luas yang sama.
Pengelompokan FCI tidak semata-mata berdasarkan pekerjaan modern. Beberapa ras saat ini lebih sering menjadi peliharaan, tetapi tetap berada dalam kelompok sesuai sejarah serta tipenya.
Apa Itu AKC?
American Kennel Club adalah organisasi registrasi anjing di Amerika Serikat. AKC menerbitkan standar ras, menyelenggarakan kegiatan, dan mengorganisasi ras yang diakuinya ke dalam tujuh breed groups utama.
Ketujuh kelompok tersebut adalah:
- Sporting Group;
- Hound Group;
- Working Group;
- Terrier Group;
- Toy Group;
- Non-Sporting Group;
- Herding Group.
AKC juga mempunyai Miscellaneous Class dan Foundation Stock Service untuk ras yang berada dalam tahap atau jalur berbeda menuju pengakuan penuh. Keduanya tidak dihitung sebagai dua breed groups utama tambahan.
Working Group
Working Group mencakup ras yang dikembangkan untuk membantu manusia melakukan pekerjaan seperti menjaga, menarik beban, penyelamatan, dan perlindungan.
Contoh:
- Rottweiler;
- Doberman Pinscher;
- Great Dane;
- Cane Corso;
- Siberian Husky;
- Alaskan Malamute;
- Bernese Mountain Dog;
- Newfoundland.
Kelompok ini sangat beragam. Siberian Husky dikembangkan untuk menarik kereta, Newfoundland dikenal dalam pekerjaan air, sementara Rottweiler dan Doberman mempunyai sejarah kerja serta penjagaan.
Kebutuhan umum Working Group
- pelatihan konsisten;
- pengendalian tali;
- aktivitas fisik yang sesuai;
- sosialisasi;
- ruang dan perlengkapan memadai;
- biaya makanan serta kesehatan yang lebih tinggi pada ras besar.
Ukuran dan kekuatan membuat pelatihan dasar perlu dimulai sejak dini.
Herding Group
Herding Group terdiri atas ras yang memiliki kemampuan naluriah untuk mengendalikan pergerakan hewan. AKC memisahkan Herding Group dari Working Group pada 1983.
Contoh:
- Border Collie;
- Australian Shepherd;
- Belgian Malinois;
- German Shepherd Dog;
- Pembroke Welsh Corgi;
- Shetland Sheepdog.
Anjing gembala sering cepat belajar dan peka terhadap gerakan. Mereka dapat mencoba menggiring anak, kendaraan, atau hewan lain apabila nalurinya tidak diarahkan.
Kebutuhan umum Herding Group
- stimulasi mental;
- latihan fokus;
- permainan pencarian;
- aktivitas fisik teratur;
- latihan untuk tenang;
- pengelolaan perilaku mengejar.
Kecerdasan tinggi tidak selalu berarti mudah dipelihara. Ras ini dapat menuntut waktu dan keterlibatan besar dari pemilik.
Toy Group
Toy Group mencakup ras berukuran kecil yang banyak dikembangkan sebagai pendamping. Ukuran ringkas membuat mereka populer untuk rumah dan apartemen, tetapi bukan berarti kebutuhan aktivitas serta pelatihannya dapat diabaikan.
Contoh:
- Chihuahua;
- Pomeranian;
- Maltese;
- Shih Tzu;
- Toy Poodle;
- Pug;
- Yorkshire Terrier.
Kebutuhan umum Toy Group
- perlindungan dari cedera karena tubuh kecil;
- sosialisasi;
- perawatan gigi;
- pelatihan toilet;
- aktivitas harian sesuai kemampuan;
- grooming berdasarkan jenis bulu.
Sebagian toy dog berani, vokal, dan aktif. Perlakuan yang terlalu protektif dapat membuat mereka kehilangan kesempatan belajar menghadapi lingkungan dengan aman.
Terrier Group
Terrier Group terdiri atas ras yang sebagian besar dikembangkan untuk mengendalikan hama atau menghadapi hewan di tanah dan liang.
Contoh:
- Airedale Terrier;
- Bull Terrier;
- Scottish Terrier;
- West Highland White Terrier;
- Miniature Schnauzer;
- American Staffordshire Terrier.
Miniature Schnauzer ditempatkan dalam Terrier Group oleh AKC, sedangkan FCI memasukkannya ke Grup 2 bersama pinscher dan schnauzer. Ini menjadi contoh jelas bahwa satu ras dapat masuk kelompok berbeda karena dasar klasifikasinya tidak sama.
Kebutuhan umum Terrier Group
- permainan pencarian;
- aktivitas menggali yang aman;
- latihan kontrol impuls;
- pengelolaan prey drive;
- latihan yang bervariasi;
- pagar yang aman.
Terrier sering gigih dan mandiri. Metode latihan yang menarik dan berbasis penghargaan biasanya lebih efektif daripada paksaan.
Sporting Group
Sporting Group berisi ras yang dikembangkan untuk bekerja dekat dengan pemburu dalam menemukan, menunjuk, mengusir, atau mengambil buruan.
Empat tipe utama yang sering disebut AKC adalah:
- spaniel;
- pointer;
- retriever;
- setter.
Contoh:
- Labrador Retriever;
- Golden Retriever;
- English Cocker Spaniel;
- German Shorthaired Pointer;
- Irish Setter;
- Weimaraner.
Kebutuhan umum Sporting Group
- aktivitas fisik teratur;
- permainan mengambil benda;
- kegiatan mengendus;
- latihan kerja sama;
- kesempatan berenang bagi ras yang sesuai;
- grooming sesuai jenis bulu.
Banyak ras Sporting dikenal sosial dan responsif, tetapi anjing muda dapat sangat energik.
Hound Group
Hound Group mencakup ras pemburu dengan gaya kerja yang beragam. Sebagian mengikuti aroma, sebagian mengandalkan penglihatan dan kecepatan, dan sebagian mempunyai kemampuan gabungan.
Contoh scent hound:
- Beagle;
- Bloodhound;
- Basset Hound;
- Dachshund.
Contoh sighthound:
- Greyhound;
- Whippet;
- Afghan Hound;
- Saluki.
Contoh hound serbaguna:
- Rhodesian Ridgeback.
Kebutuhan umum Hound Group
- area aman;
- latihan recall;
- kesempatan mengendus;
- pengelolaan naluri mengejar;
- stimulasi fisik dan mental;
- pemahaman terhadap suara khas beberapa hound.
Hound tidak selalu mudah dilepas tanpa tali. Aroma atau objek bergerak dapat mengalihkan perhatian dengan cepat.
Non-Sporting Group
Walaupun tidak disebut khusus dalam daftar pembahasan utama, Non-Sporting Group penting karena merupakan salah satu dari tujuh kelompok AKC. Kelompok ini berisi ras yang sangat beragam dan tidak cocok dimasukkan ke enam kelompok lainnya.
Contoh:
- Bulldog;
- Dalmatian;
- Chow Chow;
- French Bulldog;
- Keeshond;
- Standard Poodle;
- Miniature Poodle.
Kesamaan kebutuhan di dalam kelompok ini tidak terlalu kuat. Calon pemilik perlu mempelajari setiap ras secara individual.
Mengapa Satu Ras Bisa Masuk Kelompok Berbeda?
Perbedaan dapat terjadi karena:
- organisasi menggunakan sejarah klasifikasi yang berbeda;
- fungsi ras dapat mencakup lebih dari satu pekerjaan;
- satu sistem memberi kelompok khusus, sedangkan sistem lain menggabungkannya;
- varietas dapat diakui secara berbeda;
- struktur administrasi dan pertunjukan tidak sama.
Contohnya, Dachshund berada dalam Grup 4 khusus menurut FCI, tetapi masuk Hound Group menurut AKC. Miniature Schnauzer berada bersama schnauzer lain di Grup 2 FCI, tetapi AKC menempatkannya dalam Terrier Group karena fungsi dan sejarahnya dalam pengendalian hama.
Apakah Kelompok Menentukan Karakter?
Kelompok memberi petunjuk, bukan kepastian.
Ras Herding mungkin peka terhadap gerakan. Hound mungkin kuat mengikuti aroma atau mengejar. Terrier mungkin gigih. Sporting dog mungkin menyukai permainan mengambil. Namun, perilaku akhir tetap dipengaruhi oleh:
- genetika individu;
- garis kerja atau garis kontes;
- kesehatan;
- pengalaman awal;
- sosialisasi;
- pelatihan;
- usia;
- lingkungan;
- hubungan dengan pemilik.
Dua anjing dari ras dan kelompok yang sama tetap dapat menunjukkan energi serta temperamen berbeda.
Menggunakan Kelompok untuk Memilih Anjing
Kelompok ras dapat menjadi titik awal untuk mempersempit pilihan.
Untuk keluarga aktif
Sporting dan Herding Group menawarkan banyak ras aktif serta responsif. Namun, kebutuhan olahraga dan stimulasi harus dipenuhi.
Untuk rumah dengan ruang terbatas
Toy Group menyediakan banyak ras berukuran kecil. Meski demikian, tingkat vokal, grooming, dan kesehatan tetap perlu diperhatikan.
Untuk pemilik berpengalaman
Beberapa Working, Herding, dan Terrier mempunyai kekuatan atau dorongan kerja tinggi. Pilihan perlu disesuaikan dengan kemampuan nyata pemilik.
Untuk pencinta kegiatan mengendus
Hound dapat menikmati nose work dan tracking. Pemilik perlu menyiapkan pagar serta latihan recall.
Untuk pendamping yang tidak masuk kategori kerja khusus
Non-Sporting Group sangat beragam. Penilaian harus dilakukan per ras, bukan berdasarkan nama kelompok.
Bandingkan Ras Sebelum Memilih
Pembaca dapat membuka halaman ras anjing AnjingK9 dan menggunakan modul Bandingkan Ras Favorit Anda. Modul tersebut membantu membandingkan ukuran, karakteristik, kebutuhan aktivitas, perawatan, dan informasi lain sebelum menentukan ras yang sesuai.
Perbandingan kelompok sebaiknya dilanjutkan dengan membaca profil ras individual karena kebutuhan dalam satu kelompok masih dapat berbeda jauh.
Kesalahan Umum Memahami Kelompok Ras
- menganggap FCI dan AKC memakai sistem yang sama;
- menyebut Miscellaneous Class sebagai breed group kedelapan AKC;
- mengira semua Working Group adalah anjing penjaga;
- menganggap semua Toy Group pasif;
- menyamakan seluruh Hound Group dengan scent hound;
- mengira setiap Sporting dog adalah retriever;
- menilai karakter hanya dari kelompok;
- menganggap ras dalam grup yang sama memiliki ukuran seragam;
- memilih anjing tanpa mempelajari kebutuhan ras;
- menganggap pengakuan organisasi menjamin kesehatan individu.
Pertanyaan Umum
Berapa jumlah kelompok ras menurut FCI?
FCI menggunakan 10 grup utama dalam nomenklatur rasnya. Banyak grup dibagi lagi menjadi section.
Berapa jumlah breed group utama menurut AKC?
AKC menggunakan tujuh breed groups: Sporting, Hound, Working, Terrier, Toy, Non-Sporting, dan Herding.
Apakah Miscellaneous Class termasuk kelompok kedelapan AKC?
Tidak. Miscellaneous Class merupakan status atau jalur untuk ras yang sedang berkembang menuju pengakuan penuh, bukan salah satu dari tujuh breed groups utama.
Mengapa Poodle berada di kelompok berbeda?
FCI menempatkan seluruh Poodle dalam Grup 9. AKC menempatkan Toy Poodle dalam Toy Group, sedangkan Miniature dan Standard Poodle berada dalam Non-Sporting Group.
Apakah Belgian Malinois merupakan ras tersendiri?
Dalam AKC, Belgian Malinois diakui sebagai ras tersendiri. Dalam FCI, Malinois merupakan salah satu varietas Belgian Shepherd Dog.
Apakah kelompok ras menunjukkan tingkat kecerdasan?
Tidak. Kelompok menjelaskan sejarah dan fungsi, bukan peringkat kecerdasan. Kemampuan belajar juga dipengaruhi motivasi, metode latihan, pengalaman, serta karakter individu.
Penutup
FCI dan AKC sama-sama menyediakan sistem untuk memahami ras anjing, tetapi memakai struktur berbeda. FCI menggunakan 10 grup dengan banyak section, sedangkan AKC menggunakan tujuh breed groups utama.
Working, Herding, Toy, Terrier, Sporting, Hound, dan Non-Sporting membantu menjelaskan latar belakang umum ras dalam sistem AKC. Sementara itu, nomenklatur FCI memisahkan kelompok seperti Dachshunds, Pointing Dogs, Retrievers dan Water Dogs, serta Sighthounds secara lebih khusus.
Klasifikasi dapat membantu calon pemilik mengenali kecenderungan fungsi dan kebutuhan. Namun, keputusan memelihara tetap harus didasarkan pada profil ras, kesehatan, temperamen individu, lingkungan rumah, waktu, dan kemampuan merawat anjing sepanjang hidupnya.