Masalah Kesehatan yang Perlu Diwaspadai pada Chow Chow: Mata, Sendi, Kulit, dan Tiroid
Berita Anjing

Masalah Kesehatan yang Perlu Diwaspadai pada Chow Chow: Mata, Sendi, Kulit, dan Tiroid

11 Aug 2026 3 min read

Isi Berita

Chow Chow dapat mengalami masalah mata, sendi, kulit, dan tiroid. Mengenali tanda awal membantu pemilik mencari pertolongan lebih cepat.

Tidak semua Chow Chow akan mengalami penyakit turunan. Namun, memahami gangguan yang lebih sering dibahas pada ras ini membantu pemilik melakukan pemeriksaan lebih awal dan memilih pembiak dengan lebih bertanggung jawab.

AKC mencantumkan entropion, displasia pinggul, displasia siku, alergi, dan fungsi tiroid sebagai beberapa perhatian kesehatan Chow Chow.

1. Entropion pada Kelopak Mata

Entropion terjadi ketika kelopak mata menggulung ke dalam sehingga bulu atau rambut bergesekan dengan permukaan mata. Tanda yang dapat terlihat meliputi mata berair, menyipit, sering menggosok wajah, kemerahan, atau keluarnya cairan.

Gesekan terus-menerus dapat merusak kornea. Pemeriksaan dokter hewan diperlukan; jangan menggunakan obat mata manusia tanpa arahan.

2. Displasia Pinggul dan Siku

Displasia adalah perkembangan sendi yang tidak normal. Gejalanya dapat berupa sulit bangun, enggan naik tangga, pincang, langkah berubah, atau berkurangnya aktivitas. Sebagian anjing tidak menunjukkan tanda jelas pada tahap awal.

Berat badan sehat, aktivitas yang sesuai usia, dan evaluasi dokter hewan penting. Pada calon induk, pemeriksaan sendi membantu pembiak membuat keputusan yang lebih bertanggung jawab.

3. Masalah Kulit dan Alergi

Double coat yang sangat padat dapat menyembunyikan kemerahan, luka lembap, kutu, dan infeksi. Tanda masalah termasuk garukan berulang, menjilat kaki, bau tidak biasa, bulu rontok setempat, atau kulit menghitam.

Penyebabnya bisa beragam—parasit, lingkungan, infeksi, kelembapan, atau alergi. Mengganti makanan berkali-kali tanpa diagnosis dapat menyulitkan penelusuran penyebab.

4. Gangguan Tiroid

Hipotiroidisme dapat berkaitan dengan lesu, kenaikan berat badan, perubahan kulit atau bulu, dan tidak tahan dingin. Gejala tersebut juga dapat berasal dari kondisi lain, sehingga diagnosis memerlukan pemeriksaan dokter hewan dan tes yang sesuai.

5. Risiko Kepanasan

Bulu tebal dan toleransi yang rendah terhadap panas serta kelembapan membuat rutinitas Chow Chow di Indonesia perlu diatur hati-hati. Terengah-engah berat, air liur berlebihan, lemah, muntah, kebingungan, dan roboh perlu dianggap serius.

Pemeriksaan Rutin yang Bermanfaat

  • Pemeriksaan mata dan kelopak.
  • Evaluasi cara berjalan serta sendi.
  • Pemeriksaan kulit sampai lapisan bawah.
  • Pemantauan berat dan kondisi tubuh.
  • Pemeriksaan gigi, telinga, dan kuku.
  • Vaksinasi dan pengendalian parasit sesuai rekomendasi dokter hewan.

Untuk memahami ciri serta kebutuhan dasar ras sebelum menilai kondisi anjing, baca profil jenis anjing Chow Chow.

Pertanyaan untuk Penjual atau Pembiak

Saat melihat daftar Chow Chow dijual, tanyakan riwayat kesehatan induk, pemeriksaan mata dan sendi, alergi, masalah tiroid, vaksinasi, obat cacing, serta apakah anak anjing pernah diperiksa dokter hewan.

Hasil tes bukan jaminan anak anjing tidak akan pernah sakit, tetapi keterbukaan data menunjukkan upaya mengurangi risiko dan membantu calon pemilik membuat keputusan.

Kesimpulan

Perhatian kesehatan Chow Chow terutama mencakup mata, sendi, kulit, fungsi tiroid, dan risiko panas. Pemeriksaan dini lebih baik daripada menunggu gejala menjadi berat. Artikel ini bersifat edukasi; diagnosis dan pengobatan harus dilakukan oleh dokter hewan.

Sumber: American Kennel Club; Chow Chow Club, Inc.; Orthopedic Foundation for Animals.

Kembali ke Daftar Berita Kembali ke Home
Hubungi Customer Service
CS Agung Yudhi
Agung Yudhi

+6285857883435

Status: Available