Great Britain (Scotland) Terriers

West Highland White Terrier

Di balik mantel putih dan wajah bundarnya, West Highland White Terrier menyimpan keberanian anjing pemburu dari dataran tinggi Skotlandia. Westie tampil percaya diri, ceria, waspada, dan dekat dengan keluarga, tetapi membawa sifat terrier yang mandiri, suka menggali, serta mudah mengejar hewan kecil. Ukurannya ringkas dan kerontokannya ringan, sementara grooming dan perhatian terhadap alergi kulit, telinga, lutut, mata, rahang, serta paru-paru tetap menjadi bagian penting dari pemeliharaannya.

West Highland White Terrier: Karakter, Grooming, Perawatan, dan Kesehatannya

Tubuh kecil yang kokoh, mantel putih terang, telinga tegak, hidung hitam, dan ekspresi penuh percaya diri membuat West Highland White Terrier mudah dikenali. Ras yang sering dipanggil Westie ini terlihat seperti anjing pendamping yang menggemaskan, tetapi di balik penampilannya terdapat mental terrier sejati: berani, aktif, mandiri, penasaran, dan selalu siap memeriksa sesuatu yang bergerak.

Westie berasal dari dataran tinggi Skotlandia. Ia dikembangkan untuk berburu hewan kecil serta membantu mengendalikan hama di lingkungan berbatu dan semak yang sulit. Warna putih dipertahankan agar anjing lebih mudah dibedakan dari hewan buruan ketika bekerja di lapangan.

Ukuran ringkas dan sifat cerianya membuat Westie populer sebagai anjing keluarga maupun penghuni apartemen. Namun, ras ini bukan anjing kecil yang pasif. Ia membutuhkan aktivitas, stimulasi mental, pelatihan konsisten, grooming rutin, dan perhatian khusus terhadap kesehatan kulit, telinga, mata, sendi, rahang, serta paru-paru.

Ringkasan West Highland White Terrier

West Highland White Terrier merupakan terrier kecil asal Britania Raya, khususnya Skotlandia. FCI menempatkannya dalam Group 3, Section 2 Small-sized Terriers, sedangkan AKC memasukkannya ke Terrier Group.

Tubuhnya kompak, bertulang baik, kuat, dan seimbang. Temperamen idealnya waspada, percaya diri, berani, mandiri, ramah, serta memiliki harga diri yang tinggi.

Westie cocok bagi keluarga yang menginginkan anjing kecil dengan kepribadian besar, mampu diajak aktif, tetapi tetap cukup fleksibel untuk hidup di rumah berukuran terbatas.

Asal-usul dan sejarah

West Highland White Terrier berkembang di wilayah barat Skotlandia. Nenek moyangnya berkerabat dekat dengan terrier Skotlandia lain yang digunakan untuk mengejar rubah, berang-berang, tikus, dan hewan pengganggu di antara batu, semak, serta liang.

Anjing pekerja berwarna terang lebih mudah terlihat oleh pemburu. Hal ini membantu mengurangi risiko anjing tertukar dengan hewan buruan ketika bergerak di medan berkabut atau semak lebat.

Nama West Highland White Terrier mulai digunakan secara resmi pada awal abad ke-20. Seiring waktu, ras ini beralih dari pemburu hama menjadi anjing pertunjukan, peserta olahraga anjing, dan pendamping keluarga.

Ciri fisik

Westie harus terlihat kuat dan aktif meski berukuran kecil. Kepala memberi kesan bulat karena mantel yang dibentuk, tetapi struktur tengkoraknya tetap proporsional. Matanya gelap, tertanam cukup dalam, dan menampilkan ekspresi tajam serta cerdas.

Telinganya kecil, tegak, dan berujung runcing. Hidung berwarna hitam, rahang kuat, tubuh kompak, punggung rata, dada dalam, serta kaki berotot.

Ekor relatif pendek, lurus, kuat, dan dibawa tegak. Ekor tidak boleh dipotong menurut standar FCI maupun AKC modern.

Ukuran dan berat

FCI mencantumkan tinggi sekitar 28 cm pada bahu. AKC menetapkan tinggi ideal sekitar 11 inci atau 27,9 cm untuk jantan dan 10 inci atau 25,4 cm untuk betina.

Berat Westie dewasa umumnya berada sekitar 6,8–9,1 kg. Berat praktis dapat berbeda sesuai jenis kelamin, struktur tulang, otot, dan kondisi tubuh.

Tubuh kecil tidak berarti rapuh. Westie idealnya memiliki tulang cukup kuat dan otot yang baik tanpa terlihat berat atau kegemukan.

Mantel dan warna

Westie memiliki mantel ganda. Lapisan luar seharusnya lurus, keras, tahan cuaca, dan panjangnya kurang lebih 5 cm menurut standar FCI. Lapisan bawah lebih pendek, lembut, dan rapat.

Warna resmi ras ini adalah putih. Sedikit nuansa gandum pada ujung mantel keras dapat terlihat pada sebagian anjing, tetapi keseluruhan penampilan tetap putih.

Mantel putih mudah menunjukkan noda, tetapi memandikan terlalu sering atau menggunakan produk keras dapat memperburuk kekeringan serta iritasi kulit.

Karakter dan temperamen

Westie dikenal percaya diri, ceria, berani, dan penuh rasa ingin tahu. Ia sering tampak ramah, tetapi tetap memiliki sifat mandiri khas terrier.

Banyak Westie suka mengikuti keluarga, memeriksa suara baru, menggali, mengejar benda bergerak, dan mengawasi lingkungan. Ukurannya kecil, tetapi keberaniannya dapat membuatnya menantang anjing yang jauh lebih besar.

Temperamen ideal tidak penakut dan tidak agresif berlebihan. Sosialisasi, pengalaman positif, dan aturan rumah yang konsisten sangat memengaruhi perilakunya.

Hubungan dengan keluarga dan anak

Westie dapat menjadi pendamping keluarga yang menyenangkan. Ia sering menikmati permainan, jalan santai, dan interaksi dengan anggota keluarga.

Ras ini biasanya cocok dengan anak yang memahami cara memperlakukan anjing. Anak tidak boleh menarik bulu, memeluk terlalu erat, mengganggu saat makan, atau mengangkat anjing tanpa bantuan.

Interaksi dengan anak kecil tetap perlu diawasi karena Westie dapat bereaksi bila merasa terpojok atau diperlakukan kasar.

Hubungan dengan anjing dan hewan lain

Westie dapat hidup bersama anjing lain bila diperkenalkan dengan baik. Sebagian individu cukup sosial, sedangkan lainnya lebih selektif atau teritorial.

Naluri berburu dapat muncul terhadap tikus, hamster, kelinci, burung, atau hewan kecil lain. Hubungan dengan kucing mungkin berjalan baik bila dibangun sejak dini, tetapi pengawasan tetap diperlukan.

Di luar rumah, gunakan tali karena Westie dapat mengejar aroma atau gerakan dan mengabaikan panggilan.

Kecerdasan dan pelatihan

Westie cerdas dan mampu mempelajari banyak keterampilan. Namun, ia tidak selalu patuh hanya untuk menyenangkan pemilik. Pelatihan harus menarik, singkat, dan memberikan alasan yang jelas untuk bekerja sama.

Gunakan makanan kecil, permainan, pujian, serta kesempatan mengendus sebagai hadiah.

Latihan penting meliputi recall, berjalan dengan tali, toilet training, duduk tenang, meninggalkan benda, tidak mengejar, menerima grooming, pemeriksaan telinga, perawatan kaki, dan masuk ke kandang transportasi.

Hindari metode keras karena dapat meningkatkan sikap defensif atau merusak kepercayaan.

Kecenderungan menggonggong

Westie cukup waspada dan dapat menggonggong ketika mendengar suara, melihat orang lewat, merasa bosan, meminta perhatian, atau melihat hewan kecil.

Ajarkan isyarat tenang dan beri hadiah ketika ia berhenti menggonggong. Batasi pandangan langsung ke jalan bila pemicu visual membuatnya terus bereaksi.

Gonggongan berlebihan sering membaik ketika kebutuhan aktivitas, rutinitas, tidur, dan stimulasi mental terpenuhi.

Naluri menggali dan mengejar

Sebagai terrier pemburu hama, Westie memiliki kecenderungan menggali serta mengejar. Perilaku ini bukan sekadar kebiasaan buruk, melainkan bagian dari sejarah kerjanya.

Sediakan area menggali yang diizinkan, permainan mencari, nose work, puzzle makanan, atau aktivitas Earthdog yang aman.

Halaman rumah perlu memiliki pagar kokoh dan celah yang tidak mudah dilewati.

Sosialisasi

Sosialisasi sebaiknya dimulai sejak anak anjing. Kenalkan secara bertahap kepada manusia dengan penampilan berbeda, anak yang tenang, anjing sehat, suara kendaraan, permukaan baru, groomer, klinik hewan, dan lingkungan ramai dalam intensitas rendah.

Tujuannya bukan membuat Westie menyapa semua orang, melainkan membangun rasa aman dan kemampuan mengendalikan respons.

Kebutuhan aktivitas

Westie memiliki kebutuhan aktivitas sedang. Banyak anjing dewasa menikmati jalan harian, permainan mengambil benda, latihan kepatuhan, permainan aroma, dan eksplorasi.

Sekitar 45–60 menit aktivitas yang dibagi dalam beberapa sesi sering sesuai bagi anjing dewasa sehat, tetapi kebutuhan setiap individu dapat berbeda.

Aktivitas mental penting karena Westie yang bosan dapat menggonggong, menggali, mengunyah, atau mencari hiburan sendiri.

Aktivitas anak anjing

Anak Westie aktif, tetapi sendi dan tulangnya masih berkembang. Hindari lari jarak jauh, lompatan tinggi berulang, naik-turun tangga tanpa kontrol, permainan kasar dengan anjing besar, dan aktivitas sampai kelelahan.

Permainan singkat, latihan dasar, eksplorasi, dan tidur cukup lebih sesuai.

Westie di apartemen

Ukuran kecil membuat Westie dapat hidup di apartemen. Tantangan utama biasanya bukan ruang, melainkan gonggongan, toilet, dan kebutuhan aktivitas.

Sediakan jalan rutin, permainan mental, latihan tenang, tempat tidur nyaman, dan jadwal yang konsisten.

Pemilik juga perlu memastikan Westie tidak terus bereaksi terhadap suara lift, koridor, kendaraan, atau anjing tetangga.

Westie di iklim tropis

Westie dapat hidup di wilayah tropis bila aktivitas dan perawatan kulit dikelola dengan baik. Lakukan jalan pada pagi atau sore ketika suhu lebih rendah.

Sediakan air bersih, ventilasi, area teduh, dan waktu istirahat. Mantel ganda tidak perlu dicukur habis karena lapisan tersebut membantu melindungi kulit.

Pantau tanda kepanasan seperti terengah-engah berlebihan, lemah, muntah, kebingungan, gusi berubah warna, atau kolaps.

Grooming mantel

Mantel Westie perlu disikat dan disisir beberapa kali seminggu. Perhatikan ketiak, dada, kaki, perut, area belakang telinga, dan sekitar wajah.

Grooming profesional biasanya diperlukan setiap 4–8 minggu, tergantung gaya mantel, aktivitas, dan kecepatan pertumbuhan rambut.

Anjing pertunjukan umumnya menggunakan hand stripping untuk mempertahankan tekstur mantel keras. Anjing peliharaan sering dirawat dengan clipping yang lebih praktis.

Clipping dan hand stripping

Clipping memotong rambut menggunakan mesin. Metode ini mudah dirawat, tetapi tekstur mantel dapat menjadi lebih lembut dan menyerap kotoran lebih cepat.

Hand stripping mencabut rambut luar yang telah mati secara bertahap. Teknik ini membantu mempertahankan warna, tekstur, dan fungsi mantel, tetapi membutuhkan keterampilan groomer.

Jangan mencabut mantel ketika kulit sedang meradang atau sakit.

Menjaga mantel putih

Noda pada wajah, kaki, atau perut dapat berasal dari air liur, air mata, tanah, makanan, urine, ragi, bakteri, atau iritasi kulit.

Bersihkan bagian kotor menggunakan kain lembap dan keringkan. Hindari pemutih, deterjen, atau produk manusia.

Noda kemerahan yang disertai gatal, bau, rambut rontok, atau kulit basah perlu diperiksa karena mungkin berkaitan dengan alergi atau infeksi.

Mandi, telinga, kuku, dan gigi

Mandikan sesuai kebutuhan dengan sampo khusus anjing yang lembut. Bilas hingga bersih dan keringkan sampai lapisan bawah tidak lembap.

Periksa telinga terhadap kemerahan, bau, cairan, atau rasa sakit. Potong kuku secara rutin dan sikat gigi setiap hari bila memungkinkan.

Westie dengan alergi kulit sering juga mengalami infeksi telinga berulang sehingga telinga perlu dipantau lebih teliti.

Nutrisi dan berat badan

Berikan makanan lengkap serta seimbang sesuai usia, aktivitas, dan kondisi kesehatan. Jaga tubuh tetap ramping agar sendi, tulang belakang, kulit, pernapasan, dan mobilitas tidak terbebani.

Camilan perlu dihitung sebagai bagian dari kalori harian. Hindari terlalu banyak makanan meja atau camilan berlemak.

Diet untuk alergi, penyakit kulit, atau masalah kesehatan lain sebaiknya ditentukan bersama dokter hewan.

Penyakit kulit dan alergi

Westie dikenal memiliki kecenderungan terhadap dermatitis alergi atau atopi. Tanda dapat berupa gatal, menjilat kaki, menggosok wajah, kulit merah, rambut rontok, bau, infeksi telinga, atau infeksi kulit berulang.

Pemicu dapat berasal dari lingkungan, makanan, kutu, kontak, atau kombinasi beberapa faktor.

Penanganan mungkin melibatkan kontrol parasit, perawatan kulit, obat anti-gatal, terapi infeksi, diet eliminasi, dan pemantauan jangka panjang.

Malassezia dermatitis

Malassezia merupakan ragi yang normalnya dapat ditemukan pada kulit, tetapi dapat berkembang berlebihan ketika kondisi kulit berubah.

Tanda meliputi bau khas, kulit berminyak, kemerahan, gatal, penebalan, atau warna kulit menjadi lebih gelap.

Pengobatan memerlukan diagnosis karena gejalanya dapat menyerupai penyakit kulit lain.

Craniomandibular osteopathy

Craniomandibular osteopathy atau CMO dikenal sebagai “lion jaw”. Kondisi herediter ini menyebabkan pertumbuhan tulang abnormal pada rahang dan tulang kepala anak anjing.

Tanda dapat meliputi nyeri saat membuka mulut, sulit makan, air liur berlebihan, demam, dan pembengkakan rahang.

Tes genetik tersedia untuk membantu program pembiakan. Anjing yang menunjukkan nyeri rahang perlu diperiksa segera.

Legg-Calvé-Perthes disease

Legg-Calvé-Perthes menyebabkan gangguan pada kepala tulang paha dan dapat menimbulkan nyeri pinggul serta pincang pada anjing muda.

Tanda meliputi enggan menggunakan satu kaki belakang, berkurangnya massa otot paha, nyeri saat pinggul digerakkan, atau aktivitas menurun.

Diagnosis biasanya memerlukan pemeriksaan ortopedi dan radiografi.

Patellar luxation

Patellar luxation terjadi ketika tempurung lutut bergeser dari posisi normal. Anjing dapat sesekali mengangkat satu kaki belakang, melompat beberapa langkah, lalu kembali berjalan normal.

Kasus ringan dapat dipantau, sedangkan kasus lebih berat mungkin memerlukan operasi. Berat badan ideal membantu mengurangi beban pada lutut.

Gangguan mata

Westie dapat mengalami katarak, dry eye, atau gangguan mata herediter lainnya. Tanda meliputi mata keruh, merah, berair, kotoran mata, menyipit, menggosok wajah, atau perubahan penglihatan.

Pemeriksaan mata tahunan pada calon induk direkomendasikan dalam program kesehatan ras.

Westie lung disease

Idiopathic pulmonary fibrosis sering dijuluki Westie lung disease karena lebih sering dikenali pada ras ini. Jaringan paru mengalami fibrosis sehingga pertukaran oksigen menjadi terganggu.

Tanda dapat meliputi napas cepat, intoleransi aktivitas, batuk, mudah lelah, pingsan, atau warna gusi kebiruan.

Penyakit ini serius dan memerlukan pemeriksaan dokter hewan. Tidak semua batuk pada Westie disebabkan kondisi tersebut.

Globoid cell leukodystrophy

Globoid cell leukodystrophy atau Krabbe disease adalah kelainan saraf herediter yang jarang tetapi berat. Anak anjing terdampak dapat menunjukkan kelemahan, koordinasi buruk, gemetar, perubahan perilaku, atau kesulitan berjalan.

Tes DNA dapat digunakan dalam program pembiakan untuk menghindari pasangan yang berisiko menghasilkan anak terdampak.

Pemeriksaan kesehatan calon induk

Pemeriksaan yang direkomendasikan oleh program CHIC untuk Westie mencakup evaluasi pinggul, pemeriksaan patella, dan pemeriksaan mata. Tes genetik CMO dapat menjadi pemeriksaan tambahan penting.

Pembiak juga dapat mempertimbangkan tes DNA lain berdasarkan riwayat garis keturunan, termasuk globoid cell leukodystrophy.

Calon pembeli sebaiknya meminta bukti hasil yang dapat diverifikasi, bukan hanya pernyataan bahwa induk “sehat”.

Nomor CHIC menunjukkan bahwa pemeriksaan yang diwajibkan telah dilakukan dan hasilnya tersedia untuk publik. Nomor tersebut tidak selalu berarti seluruh hasil normal.

Informasi kesehatan dalam artikel ini bersifat edukatif dan bukan pengganti pemeriksaan, diagnosis, atau perawatan dokter hewan.

Tahapan pertumbuhan

Anak anjing

Fokus pada sosialisasi, toilet training, penerimaan grooming, latihan recall, kontrol gigitan, dan aktivitas singkat.

Remaja

Perkuat kontrol impuls, berjalan dengan tali, tidak mengejar, respons terhadap panggilan, dan perilaku tenang di rumah.

Dewasa

Pertahankan berat ideal, aktivitas rutin, grooming, kesehatan gigi, kulit, telinga, mata, lutut, dan pernapasan.

Senior

Pantau mobilitas, penglihatan, pendengaran, fungsi jantung dan paru, kesehatan gigi, berat badan, serta perubahan perilaku.

Kelebihan dan tantangan

Kelebihan

  • Ukuran kecil tetapi kuat.
  • Ceria dan percaya diri.
  • Dekat dengan keluarga.
  • Cerdas dan mudah belajar bila termotivasi.
  • Cocok untuk rumah atau apartemen.
  • Kerontokan relatif ringan.
  • Menyenangkan untuk diajak bermain.
  • Dapat mengikuti olahraga anjing dan nose work.

Tantangan

  • Membutuhkan grooming rutin.
  • Rentan masalah kulit dan telinga.
  • Dapat menggonggong cukup banyak.
  • Memiliki naluri mengejar dan menggali.
  • Dapat keras kepala atau mandiri.
  • Recall perlu dilatih dengan serius.
  • Mantel putih mudah terlihat kotor.
  • Berisiko mengalami masalah lutut, pinggul, rahang, mata, dan paru.
  • Tidak sepenuhnya hipoalergenik.

Apakah West Highland White Terrier cocok untuk Anda?

Westie cocok bagi orang yang menginginkan anjing kecil, aktif, percaya diri, dan penuh kepribadian.

Pemilik ideal bersedia menyediakan jalan harian, permainan mental, pelatihan positif, pengelolaan gonggongan, grooming terjadwal, serta perawatan kulit dan telinga.

Ras ini kurang sesuai bagi orang yang menginginkan anjing kecil yang selalu tenang, dapat dilepas tanpa tali, atau hampir tidak membutuhkan grooming.

Pertanyaan umum

Apakah Westie cocok untuk pemula?

Dapat cocok, selama pemilik siap menghadapi karakter terrier, melatih dengan konsisten, dan memenuhi kebutuhan grooming serta kesehatan kulit.

Apakah Westie sering menggonggong?

Banyak Westie cukup vokal karena waspada dan mudah tertarik pada suara atau gerakan. Pelatihan dan pengelolaan lingkungan membantu mengurangi gonggongan berlebihan.

Apakah Westie cocok untuk apartemen?

Ya. Ukurannya kecil, tetapi tetap membutuhkan aktivitas harian, toilet teratur, stimulasi mental, dan latihan tenang.

Apakah Westie cocok dengan anak?

Banyak Westie cocok dengan anak yang lembut dan memahami batas anjing. Interaksi dengan anak kecil tetap perlu diawasi.

Apakah Westie banyak rontok?

Kerontokannya relatif ringan, tetapi mantel tetap perlu disikat, dipangkas, atau di-hand stripping secara teratur.

Apakah Westie hipoalergenik?

Tidak ada anjing yang sepenuhnya hipoalergenik. Alergen juga berasal dari kulit, air liur, dan urine, bukan hanya rambut yang rontok.

Mengapa kulit Westie sering bermasalah?

Ras ini memiliki kecenderungan terhadap dermatitis alergi. Infeksi ragi, bakteri, kutu, makanan, dan faktor lingkungan juga dapat memperburuk gejala.

Bolehkah mantel Westie dicukur pendek?

Clipping umum digunakan untuk anjing peliharaan, tetapi mencukur terlalu dekat dapat mengurangi perlindungan kulit dan mengubah tekstur mantel. Gunakan groomer yang memahami mantel terrier.

Berapa lama Westie hidup?

Harapan hidup yang sering dicantumkan sekitar 13–15 tahun. Genetik, berat badan, kulit, sendi, mata, paru, nutrisi, dan layanan medis memengaruhi setiap individu.

Referensi

  • Fédération Cynologique Internationale, FCI Standard No. 85 West Highland White Terrier — https://www.fci.be/Nomenclature/Standards/085g03-en.pdf
  • American Kennel Club, Official Standard of the West Highland White Terrier — https://images.akc.org/pdf/breeds/standards/WestHighlandWhiteTerrier.pdf
  • American Kennel Club, West Highland White Terrier Breed Information — https://www.akc.org/dog-breeds/west-highland-white-terrier/
  • West Highland White Terrier Club of America, CHIC and Westies — https://westieclubamerica.com/westie-health-chic-screening.html
  • West Highland White Terrier Club of America, Westie Health — https://westieclubamerica.com/west-highland-white-terriers-health.html
  • The Royal Kennel Club, West Highland White Terrier Breed Standard — https://www.thekennelclub.org.uk/breed-standards/terrier/west-highland-white-terrier/
  • The Royal Kennel Club, West Highland White Terrier Breed Information — https://www.thekennelclub.org.uk/search/breeds-a-to-z/breeds/terrier/west-highland-white-terrier/

Negara Asal
Great Britain (Scotland)
Kelompok Ras
Terriers
Harapan Hidup
13-15 tahun
Energi
Tinggi
Trainability
4/5
Apartment Friendly
4/5
Ramah Anak
4/5
Shedding
2/5

Ringkasan karakter dan kecocokan hidup

Bagian ini membantu Anda memahami sifat utama ras ini, mulai dari tingkat energi, kemudahan dilatih, hingga kecocokannya untuk kehidupan sehari-hari di rumah.

11 karakteristik utama
Confidence
10/10
Memiliki rasa percaya diri tinggi dan sering bertindak seolah tubuhnya jauh lebih besar daripada ukuran sebenarnya.
Alertness
9/10
Cepat memperhatikan suara, gerakan, tamu, dan perubahan di sekitar rumah.
Family Affection
9/10
Cenderung dekat dengan keluarga dan senang terlibat dalam aktivitas rumah.
Playfulness
9/10
Ceria, bersemangat, dan sering mempertahankan minat bermain hingga usia dewasa.
Prey Drive
9/10
Sejarah sebagai pemburu hama membuatnya mudah tertarik untuk mengejar tikus, burung, atau hewan kecil.
Grooming Need
8/10
Mantel perlu disikat, dibentuk, dan dirawat secara teratur. Kulit juga harus dipantau terhadap gatal, infeksi, atau perubahan warna.
Intelligence
8/10
Mampu mempelajari rutinitas dan keterampilan baru, terutama ketika latihan dibuat menarik dan memberikan hadiah yang jelas.
Trainability
8/10
Responsif terhadap pelatihan positif, tetapi sifat mandiri dapat membuatnya mengabaikan perintah ketika lingkungan lebih menarik.
Vocality
8/10
Kewaspadaan dan kegembiraan dapat muncul sebagai gonggongan sehingga isyarat tenang perlu dilatih.
Heat Tolerance
5/10
Dapat hidup di iklim hangat dengan pengelolaan yang baik, tetapi aktivitas berat perlu dibatasi ketika cuaca panas dan lembap.
Shedding
3/10
Kerontokan relatif ringan, tetapi rambut mati tetap perlu dikeluarkan melalui grooming.

Warna dan Tipe Bulu

Di sini Anda bisa melihat variasi warna dan tipe bulu yang umum pada ras ini agar lebih mudah menyesuaikan dengan preferensi dan perawatan harian Anda.
Warna Bulu
White
Tipe Bulu

Double Coat

Lapisan luar membantu menghadapi cuaca, sedangkan lapisan bawah yang lebih lembut memberi insulasi dan mengalami pergantian musiman.

Furnishings

Rambut lebih panjang membentuk janggut, alis, dan furnishings pada kaki yang menjadi ciri khas penampilan ras.

Harsh Straight Coat

Lapisan luar idealnya lurus, kasar, dan tidak keriting sehingga mampu melindungi tubuh ketika bekerja di medan semak dan berbatu.

Kesehatan dan Tipe Rumah

Bagian ini menampilkan isu kesehatan yang sering dikaitkan dengan ras ini serta ringkasan tipe rumah yang direkomendasikan pada data breed utama.
Isu Kesehatan

Atopic Dermatitis

Westie memiliki kecenderungan terhadap alergi kulit yang dapat menyebabkan gatal, kemerahan, menjilat kaki, rambut rontok, infeksi kulit, dan infeksi telinga berulang.

Craniomandibular Osteopathy

CMO atau lion jaw merupakan kelainan tulang herediter pada anak anjing yang dapat menyebabkan nyeri, pembengkakan rahang, demam, serta kesulitan membuka mulut dan makan.

Dental Disease

Rahang pendek dapat membuat gigi berdesakan sehingga plak, karang gigi, dan penyakit periodontal lebih mudah berkembang.

Eye Disorders

Masalah kelopak dan mata dapat terjadi. Pemeriksaan mata membantu mendeteksi kelainan lebih awal.

Globoid Cell Leukodystrophy

Kelainan saraf herediter yang jarang tetapi serius dapat menyebabkan kelemahan, tremor, koordinasi buruk, perubahan perilaku, dan kesulitan berjalan pada anak anjing.

Idiopathic Pulmonary Fibrosis

Kondisi yang sering disebut Westie lung disease menyebabkan jaringan paru mengalami fibrosis. Tanda dapat berupa napas cepat, batuk, mudah lelah, intoleransi aktivitas, atau pingsan.

Legg-Calve-Perthes Disease

Gangguan aliran darah pada kepala tulang paha dapat menyebabkan nyeri pinggul, pincang, dan pengecilan otot kaki.

Malassezia Dermatitis

Pertumbuhan ragi berlebihan dapat menyebabkan bau, kulit berminyak, gatal, kemerahan, penebalan, dan perubahan warna kulit. Kondisi pemicu perlu dicari agar kekambuhan dapat dikendalikan.

Patellar Luxation

Tempurung lutut bergeser dari posisi normal dan dapat menyebabkan langkah melompat, pincang, nyeri, atau perubahan sendi.

Tipe Rumah yang Disarankan

Kecocokan Hunian

Rumah atau apartemen dengan keluarga yang bersedia menyediakan aktivitas harian, pelatihan konsisten, dan grooming terjadwal. Westie cocok bagi pemilik yang menyukai anjing kecil dengan kepribadian besar, tetapi lingkungan perlu mengelola gonggongan, kebi

Panduan Perawatan

Panduan ini membantu Anda merawat ras ini dengan lebih tepat, mulai dari latihan, aktivitas harian, grooming, hingga pola makan.

Grooming Terjadwal

Sikat mantel beberapa kali seminggu dan jadwalkan clipping atau hand stripping agar rambut tidak kusut serta tekstur mantel tetap terawat.

Pemantauan Kulit

Periksa gatal, kemerahan, bau, rambut rontok, kulit berminyak, dan kebiasaan menjilat kaki karena Westie rentan terhadap alergi dan infeksi sekunder.

Perawatan Telinga

Pantau bau, cairan, kemerahan, atau rasa sakit. Infeksi telinga berulang sering berkaitan dengan alergi kulit.

Aktivitas dan Eksplorasi

Gabungkan jalan, permainan aroma, latihan kepatuhan, puzzle, dan kesempatan menggali yang aman untuk menyalurkan naluri terrier.

Pengendalian Gonggongan

Ajarkan isyarat tenang, kelola pemicu visual, dan berikan aktivitas mental agar kewaspadaan tidak berubah menjadi gonggongan terus-menerus.

Pemeriksaan Mata dan Sendi

Pantau perubahan penglihatan, mata merah atau keruh, pincang, kebiasaan mengangkat kaki belakang, dan nyeri ketika bergerak.

Kesehatan dan Pertumbuhan

Bagian ini menjelaskan tahapan perkembangan ras ini dari waktu ke waktu, termasuk hal-hal penting yang perlu diperhatikan untuk menjaga kesehatannya.

Anak Anjing

Prioritaskan sosialisasi, toilet training, penerimaan grooming, recall, kontrol gigitan, nutrisi pertumbuhan, serta pemantauan rahang dan gerakan.

Remaja

Perkuat kontrol impuls, berjalan dengan tali, tidak mengejar, dan pantau kulit, telinga, mata, lutut, serta pinggul.

Dewasa

Pertahankan berat ideal, aktivitas rutin, grooming, kebersihan gigi, kontrol alergi, dan evaluasi mata serta sendi sesuai kebutuhan.

Senior

Pantau fungsi paru, toleransi aktivitas, mobilitas, penglihatan, pendengaran, kesehatan gigi, berat badan, dan perubahan perilaku.

Standar Ras

Di bawah ini adalah gambaran standar ras dari berbagai organisasi, termasuk ukuran tubuh dan keterangan umum yang bisa menjadi referensi Anda.
Organisasi Nama Resmi Tinggi Berat Keterangan
AKC
United States
West Highland White Terrier 25.4-27.9 cm 6.8-9.1 kg Standar AKC menetapkan tinggi ideal sekitar 11 inci untuk jantan dan 10 inci untuk betina. Penampilan harus kompak, bertulang baik, seimbang, percaya diri, dan dilengkapi mantel ganda putih yang keras.
FCI
Belgium
West Highland White Terrier 27-29 cm 6.8-9.1 kg FCI Standard No. 85 mencatat Great Britain sebagai negara asal dan tinggi sekitar 28 cm. Westie harus kuat, aktif, berdada dalam, bertubuh kompak, serta memiliki mantel ganda berwarna putih.
Hubungi Customer Service
CS Agung Yudhi
Agung Yudhi

+6285857883435

Status: Available