Berita Anjing

Prince George’s County Cabut Larangan Anjing Tipe Pit Bull Setelah Hampir Tiga Dekade

23 Aug 20263 min read

Isi Berita

Prince George’s County mengakhiri larangan anjing tipe pit bull dan menggantinya dengan izin, registrasi serta tanggung jawab pemilik yang lebih jelas.

Prince George’s County di Maryland, Amerika Serikat, mulai mengizinkan kepemilikan dan adopsi anjing tipe pit bull di bawah peraturan baru yang berlaku pada 2026. Pemerintah county mengumumkan perubahan tersebut pada 3 Februari 2026 setelah disahkannya County Bill CB-97-2025.

Perubahan ini bukan berarti kepemilikan berlangsung tanpa aturan. Program yang diterapkan mencakup izin, registrasi, microchip, sterilisasi, dan persyaratan lain bagi pemilik atau pengadopsi. Pemerintah daerah juga memperkuat ketentuan yang berlaku terhadap perilaku anjing berbahaya serta tanggung jawab pemilik.

Dari larangan ras menuju penilaian perilaku

Aturan lama membatasi anjing berdasarkan kategori dan penampilannya. Masalahnya, istilah “pit bull” dapat mencakup beberapa ras maupun anjing campuran. Identifikasi hanya melalui bentuk kepala, dada, atau bulu berisiko menghasilkan kesalahan.

Peraturan baru mengarah pada pengelolaan yang lebih menekankan perilaku anjing serta tindakan pemilik. Pendekatan ini tidak mengabaikan risiko gigitan. Semua anjing yang kuat tetap perlu dikendalikan, disosialisasikan, dilatih tanpa kekerasan, dan tidak dibiarkan berkeliaran.

“Pit bull” tidak selalu berarti APBT

American Pit Bull Terrier merupakan ras yang diakui UKC, tetapi tidak diakui sebagai ras tersendiri oleh American Kennel Club. Di ruang publik dan banyak peraturan, label pit bull dapat mencakup American Staffordshire Terrier, Staffordshire Bull Terrier, campuran, atau anjing yang hanya dianggap mempunyai tampilan serupa.

Karena itu, berita mengenai regulasi pit bull tidak boleh secara otomatis ditulis seolah-olah hanya membahas APBT murni. Pembaca yang ingin memahami perbedaannya dapat mempelajari profil American Pit Bull Terrier dan membandingkannya dengan berbagai jenis anjing.

Apa pelajarannya bagi pemilik di Indonesia?

Peraturan di Maryland tidak berlaku di Indonesia. Namun, kasus ini menunjukkan pentingnya aturan kepemilikan yang jelas: identitas pemilik, vaksinasi, pengendalian di ruang publik, pencegahan anjing lepas, sterilisasi dalam konteks tertentu, serta konsekuensi bila pemilik lalai.

Sebelum menanggapi iklan anjing dijual, calon pembeli sebaiknya memeriksa kemampuan menyediakan ruang, latihan, biaya kesehatan, dan pengawasan jangka panjang. Ras bukan satu-satunya faktor, tetapi kekuatan fisik dan kebutuhan aktivitas tetap tidak boleh diremehkan.

Keselamatan dan kesejahteraan harus berjalan bersama

Pencabutan larangan bukan pembuktian bahwa setiap anjing tipe pit bull aman dalam setiap keadaan. Sebaliknya, label ras juga tidak cukup untuk menetapkan perilaku seekor anjing tanpa menilai individunya. Kebijakan yang baik perlu melindungi masyarakat sekaligus mencegah hukuman terhadap anjing hanya karena dugaan ras.

Sumber utama:

Kembali ke Daftar Berita Kembali ke Home
Hubungi Customer Service
CS Agung Yudhi
Agung Yudhi

+6285857883435

Status: Available