Indonesia memiliki suhu dan kelembapan yang dapat membuat anjing lebih mudah mengalami kepanasan, terutama ketika berjalan atau beraktivitas pada siang hari. Video Signs of Heatstroke – Pet First Aid dari PDSA membantu pemilik mengenali keadaan ketika tubuh anjing tidak lagi mampu membuang panas dengan efektif.
Heatstroke bukan sekadar anjing merasa gerah. Kondisi ini merupakan keadaan darurat yang dapat merusak organ dan berkembang cepat. Jika anjing menunjukkan tanda kepanasan berat, lakukan pendinginan awal sambil menghubungi dokter hewan atau klinik terdekat.
Tanda Anjing Mulai Kepanasan
Anjing terutama mengatur suhu melalui panting atau terengah-engah. Panting setelah bermain belum tentu heatstroke, tetapi pemilik perlu menghentikan aktivitas dan mengamati kondisinya.
Tanda yang perlu diperhatikan meliputi:
- Terengah-engah lebih berat atau lebih lama daripada biasanya.
- Gelisah, sulit tenang, atau terus mencari tempat sejuk.
- Air liur menjadi banyak atau kental.
- Gusi tampak sangat merah, pucat, atau berubah warna.
- Tubuh terasa sangat panas.
- Gerakan melambat, sempoyongan, lemah, atau kebingungan.
- Muntah atau diare.
- Kolaps, kejang, atau kehilangan kesadaran.
Kolaps, kejang, gangguan kesadaran, kesulitan bernapas, atau perubahan warna gusi merupakan tanda darurat. Jangan menunggu anjing pulih sendiri.
Pertolongan Awal Saat Anjing Kepanasan
Pindahkan anjing dari sumber panas menuju tempat teduh, sejuk, atau ruangan berpendingin. Hentikan seluruh aktivitas. Hubungi dokter hewan dan jelaskan kondisi yang terlihat.
Mulai mendinginkan tubuh menggunakan air yang lebih sejuk daripada tubuh anjing dan bantu penguapan dengan kipas atau aliran udara. Fokuskan air pada tubuh, sambil menjaga hidung dan mulut tetap bebas. Pendinginan perlu dilakukan dengan aman tanpa menunda perjalanan ke fasilitas veteriner.
Jangan membungkus tubuh anjing dengan handuk basah dalam waktu lama karena lapisan tersebut dapat menghambat pelepasan panas. Jangan memaksa anjing yang lemah atau tidak sadar untuk minum. Hindari memasukkan air ke mulut karena berisiko masuk ke saluran napas.
Anjing yang Lebih Berisiko
Semua anjing dapat mengalami heatstroke, tetapi risiko dapat meningkat pada:
- Anjing berhidung pendek seperti Pug, French Bulldog, dan English Bulldog.
- Anjing berbulu tebal.
- Puppy dan anjing senior.
- Anjing dengan berat badan berlebih.
- Anjing dengan gangguan jantung atau pernapasan.
- Anjing yang belum terbiasa dengan cuaca panas.
- Anjing yang berolahraga intensif atau terlalu bersemangat.
Jangan menganggap anjing aman hanya karena masih mau berlari. Sebagian anjing terus bermain meskipun tubuhnya sudah terlalu panas.
Cara Mencegah Heatstroke
Atur jalan pagi atau sore ketika suhu lebih rendah. Bawa air minum, pilih rute yang teduh, sediakan waktu istirahat, dan kurangi intensitas aktivitas saat udara panas serta lembap. Periksa permukaan jalan dengan tangan karena aspal panas juga dapat melukai telapak kaki.
Jangan meninggalkan anjing di dalam mobil tertutup, meskipun jendela sedikit terbuka atau hanya untuk waktu singkat. Suhu di dalam kendaraan dapat meningkat dengan cepat.
Di rumah, pastikan selalu tersedia air bersih, sirkulasi udara, dan tempat teduh. Anjing yang tinggal di kandang luar memerlukan perlindungan dari matahari yang bergerak sepanjang hari.
Tetap Periksa ke Dokter Hewan
Anjing dapat terlihat membaik setelah didinginkan, tetapi kerusakan internal mungkin belum langsung terlihat. Pemeriksaan dokter hewan tetap penting jika terdapat dugaan heatstroke, terutama bila anjing sempat lemah, muntah, sempoyongan, kolaps, atau mengalami perubahan kesadaran.
Video PDSA ini berguna sebagai pengantar untuk mengenali bahaya dan mengambil tindakan awal. Gunakan informasi tersebut untuk mempersiapkan diri, bukan untuk menggantikan diagnosis atau penanganan dokter hewan.
Sumber video: PDSA — Signs of Heatstroke, Pet First Aid.
Tonton video asli: https://www.youtube.com/watch?v=0O06DhPdLZ8