Masalah gigi pada anjing sering berkembang perlahan. Pemilik mungkin baru menyadarinya ketika bau mulut semakin kuat, anjing sulit mengunyah, atau nafsu makannya berubah. Video How to Check Your Dog's Teeth dari PDSA memperagakan cara mengenalkan pemeriksaan mulut secara bertahap dan positif.
Pemeriksaan di rumah tidak menggantikan dokter hewan, tetapi dapat membantu pemilik menemukan perubahan lebih awal.
Biasakan Anjing Secara Bertahap
Jangan langsung membuka mulut atau memegang gigi anjing yang belum terbiasa. Mulailah dalam beberapa sesi pendek:
- Sentuh bagian luar bibir, lalu berikan hadiah.
- Jika anjing tetap nyaman, angkat bibir sebentar dan beri hadiah.
- Secara bertahap sentuh gigi dan gusi dengan lembut.
- Perpanjang pemeriksaan hanya ketika anjing benar-benar santai.
Jika anjing memalingkan kepala, menegang, mencoba pergi, menggeram, atau menunjukkan rasa sakit, berhenti dan beri waktu. Memaksa dapat meningkatkan ketakutan dan risiko gigitan.
Periksa Kondisi Gusi
Warna gusi normal dapat berbeda karena pigmentasi alami. Pada bagian yang tidak berpigmen, gusi umumnya tampak merah muda. Cari perubahan seperti:
- Kemerahan atau pembengkakan.
- Perdarahan.
- Luka atau ulkus.
- Benjolan.
- Akar gigi terlihat.
- Area yang sangat pucat atau berubah warna.
Pigmen hitam atau abu-abu yang rata dapat merupakan warna alami, terutama jika sudah ada sejak lama. Perubahan baru, benjolan, luka, perdarahan, atau rasa sakit tetap perlu diperiksa.
Periksa Gigi
Lihat permukaan gigi dan perhatikan:
- Lapisan cokelat atau kuning keras yang menyerupai karang gigi.
- Gigi retak atau patah.
- Gigi goyang.
- Gigi hilang.
- Sisa gigi susu pada anjing dewasa.
- Rasa sakit ketika area tertentu disentuh.
- Benda yang tersangkut di antara gigi.
Jangan mencoba mencabut gigi goyang atau mengikis karang gigi menggunakan alat di rumah. Tindakan tersebut dapat melukai gusi, merusak permukaan gigi, dan tidak membersihkan area di bawah garis gusi.
Perhatikan Bau Mulut
Mulut anjing tidak harus berbau seperti mint, tetapi bau yang sangat menyengat atau berubah mendadak perlu diperhatikan. Bau mulut dapat berkaitan dengan plak dan penyakit periodontal, tetapi juga dapat muncul bersama masalah lain. Diagnosis memerlukan pemeriksaan dokter hewan.
Tanda Anjing Mungkin Mengalami Nyeri Mulut
Anjing sering tetap makan meskipun mulutnya sakit. Perhatikan tanda seperti:
- Mengunyah hanya pada satu sisi.
- Menjatuhkan makanan dari mulut.
- Memilih makanan lebih lunak.
- Menghindari mainan kunyah.
- Menggosok wajah atau mencakar mulut.
- Air liur meningkat atau mengandung darah.
- Menolak area wajah disentuh.
- Nafsu makan atau berat badan menurun.
Seberapa Sering Perlu Diperiksa?
PDSA menyarankan pemeriksaan gigi secara teratur. Pemeriksaan singkat dapat dilakukan ketika menyikat gigi. Jika penyikatan belum menjadi rutinitas, usahakan melihat mulut setidaknya setiap satu atau dua minggu, selama anjing nyaman.
Penyikatan dengan sikat dan pasta gigi khusus anjing membantu mengurangi plak. Namun, karang gigi yang sudah mengeras dan penyakit di bawah garis gusi memerlukan penilaian profesional.
Jadwalkan pemeriksaan bila ditemukan gusi berdarah, gigi retak atau goyang, pembengkakan, bau sangat kuat, nyeri, kesulitan makan, atau perubahan lain yang mengkhawatirkan.
Sumber video: PDSA — How to Check Your Dog's Teeth.
Tonton video asli: https://www.youtube.com/watch?v=ETeFcUjmwF8