Keadaan darurat dapat membuat pemilik panik. Video pertolongan pertama dari PDSA menekankan pentingnya menjaga keselamatan, menilai keadaan secara teratur, menghubungi dokter hewan, dan mempersiapkan perlengkapan sebelum masalah terjadi.
Pertolongan pertama bertujuan menjaga anjing tetap aman sampai mendapatkan bantuan profesional. Tindakan awal bukan pengganti diagnosis dan perawatan dokter hewan.
Utamakan Keselamatan
Periksa bahaya di sekitar sebelum mendekat, seperti lalu lintas, listrik, api, bahan kimia, hewan lain, atau benda tajam. Anjing yang kesakitan dan ketakutan dapat menggigit meskipun biasanya ramah.
Gunakan suara tenang dan gerakan perlahan. Jangan mempertaruhkan keselamatan diri untuk melakukan tindakan yang tidak dapat dilakukan dengan aman.
Hubungi Dokter Hewan
Simpan nomor dokter hewan, klinik reguler, dan fasilitas darurat yang buka di luar jam kerja. Ketika menelepon, jelaskan:
- Apa yang terjadi.
- Waktu kejadian.
- Gejala yang terlihat.
- Apakah anjing sadar dan bernapas.
- Bahan atau benda yang mungkin tertelan.
- Pertolongan yang telah diberikan.
- Perkiraan waktu tiba.
Ikuti arahan yang diberikan. Jangan menunda perjalanan hanya untuk mencoba banyak perawatan di rumah.
Mengingat Dr ABCs
PDSA menggunakan urutan sederhana:
- Danger: pastikan lokasi aman.
- Response: periksa respons terhadap suara atau sentuhan.
- Airway: periksa apakah jalan napas tampak bebas.
- Breathing: periksa apakah anjing bernapas.
- Circulation: nilai adanya denyut atau tanda sirkulasi sesuai kemampuan.
- Send: minta orang lain mencari bantuan atau hubungi fasilitas veteriner.
Penilaian ini membantu pemilik menyampaikan keadaan dengan lebih jelas. CPR dan penanganan jalan napas memerlukan teknik yang benar. Pelatihan pertolongan pertama hewan secara langsung sangat dianjurkan.
Jangan Membuat Anjing Muntah Tanpa Instruksi
Jika anjing menelan bahan berbahaya, jangan otomatis memberikan garam, minyak, susu, obat, atau bahan pemicu muntah. Memuntahkan zat tertentu dapat memperparah luka atau membuat bahan masuk ke paru-paru.
Simpan kemasan, foto label, sisa bahan, atau informasi jumlah yang mungkin tertelan. Segera hubungi dokter hewan.
Memindahkan Anjing yang Cedera
Gerakkan anjing sesedikit mungkin jika dicurigai mengalami patah tulang, cedera tulang belakang, atau kecelakaan kendaraan. Gunakan alas datar atau selimut sebagai bantuan jika aman dan tersedia. Topang tubuh dan hindari menarik kaki atau leher.
Anjing tetap memerlukan pemeriksaan setelah kecelakaan meskipun tidak terlihat luka besar. Perdarahan atau cedera internal mungkin tidak langsung tampak.
Isi Dasar Kotak P3K Anjing
Kotak P3K dapat berisi:
- Sarung tangan sekali pakai.
- Kain kasa dan perban.
- Balutan luka.
- Plester atau self-adhesive bandage.
- Gunting berujung tumpul.
- Pinset dan alat pelepas caplak.
- Cairan pencuci luka yang disetujui dokter hewan.
- Selimut.
- Nomor klinik dan catatan medis penting.
Periksa tanggal kedaluwarsa secara berkala. Jangan memasukkan obat manusia untuk diberikan tanpa instruksi dokter hewan.
Persiapan Lebih Baik Dilakukan Sebelum Darurat
Pelajari lokasi klinik, cara membawa anjing ke kendaraan, dan siapa yang dapat membantu. Siapkan carrier atau alat transportasi yang sesuai ukuran anjing. Untuk perjalanan, bawa versi kecil kotak P3K dan salinan informasi medis penting.
Video PDSA merupakan pengantar kesiapan. Pemilik tetap perlu mengikuti pelatihan praktis jika ingin mempelajari teknik CPR, pembalutan, atau penanganan keadaan darurat dengan benar.
Sumber video: PDSA — First Aid for Pets.
Tonton video asli: https://www.youtube.com/watch?v=oNrlEU_2sjM